Packaging Are important !

Packaging Are important !

Packing no longer a problem in the marketing industry , is now packing a major factor in marketing pkeberhasilah More »

Brand Community UKM

Brand Community UKM

Along with the rapid competition , it takes the idea of telling to become a leader in an increasingly competitive market raged . in order to survive SMEs willing to reduce the profit margin to be exsis..... More »

Counseling on packaging

Counseling on packaging

Counseling on packaging, marketing educate facing Indonesia in the middle of the MEA.. More »

 

Hidup Adalah Perubahan

Foto Aapackaging House.

Nantikan Kejutannya

a3, a4, f4

Macam – macam ukuran kertas, soo… ga usah bingung lagi, segera print artikel ini

Bingung dengan ukuran kertas? Silakan simak ulasan tentang ukuran kertas berikut ini. Ukuran kertas secara Internasional terdapat seri A, B, dan C. Ukuran R biasanya digunakan untuk cetak foto dan F muncul sesuai permintaan pasar. Berikut ukuran-ukuran dari setiap seri dalam milimeter.

Seri A
Biasanya digunakan untuk cetakan umum  dan perkantoran, percetakan serta penerbitan. Dasar ukuran adalah A0 yang luasnya setara dengan satu meter persegi. Setiap angka setelah huruf A menyatakan setengah ukuran dari angka sebelumnya. Jadi A1 adalah setengah dari A0 dan seterusnya. Ukuran yang paling umum digunakan adalah A4.

Ukuran kertas seri A A0 841 × 1189 mm

A1 594 × 841 mm
A2 420 × 594 mm
A3 297 × 420 mm
A4 210 × 297 mm
A4s 215 × 297 mm
A5 148 × 210 mm
A6 105 × 148 mm
A7 74 × 105 mm
A8 52 × 74 mm
A9 37 × 52 mm
A10 26 × 37 mm

https://i2.wp.com/www.network.biz.id/wp-content/uploads/2013/03/Ukuran-Kertas-Seri-A.jpg

Seri B
Seri B besarnya kira-kira di tengah antara 2 ukuran seri A, biasa digunakan untuk poster dan lukisan dinding.

B0 1000 X 1414 mm
B1 707 X 1000 mm
B2 500 X 707 mm
B3 353 X 500 mm
B4 250 X 353 mm
B5 176 X 250 mm
B6 125 X 176 mm
B7 88 X 125 mm
B8 62 X 88 mm
B9 44 X 62 mm
B10 31 X 44 mm

https://ovaldatadinamika.files.wordpress.com/2010/11/b-size.jpg

Seri C
Seri C biasa digunakan untuk map, kartu post dan amplop.

C0 917 X 1297 mm
C1 648 X 917 mm
C2 458 X 648 mm
C3 324 X 458 mm
C4 229 X 324 mm
C5 162 X 229 mm
C6 114 X 162 mm
C7 81 X 114 mm
C8 57 X 81 mm

Berkas:C size illustration2.svg

Seri R
Seri R biasa digunakan untuk kertas jenis Foto untuk mencetak foto.

2R 60 x 90 mm
3R 89 x 127 mm
4R 102 x 152 mm
5R 127 x 178 mm
6R 152 x 203 mm
8R 203 x 254 mm
8R Plus 203 x 305 mm
10R 254 x 305 mm
10R Plus 254 x 381 mm
11R 279 x 356 mm
11R Plus 279 x 432 mm
12R 305 x 381 mm
12R Plus 305 x 465 mm
14R 284 x 353 mm
17R 305 x 405 mm
19R 305 x 455 mm

Gambar terkait

Seri F
Seri F biasa digunakan untuk perkantoran dan fotocopy, biasanya banyak yang salah kaprah menyebutnya dengan kertas HVS (padahal kertas HVS adalah jenis kertas uncoating, alias tidak memiliki lapisan istilah kerennya uncoated wood free paper). Adapun ukuran yang sangat populer digunakan adalah F4 = 215 × 330 mm.

Seri kertas lain
Ada beberapa ukuran lain yang kadang-kadang memakai nama Inggris, diantaranya Letter, Legal, Kwarto (sedikit lebih kecil dari A4), A4+, A3+

Ukuran kertas DL
Ukuran kertas DL biasanya digunakan untuk flyer atau selebaran. Ukuran DL sendiri biasanya berukuran 99 X 210 mm atau sepertiga ukuran A4, atau 110 X 215 mm atau sepertiga ukuran kertas F4 atau folio.

(berbagai sumber)

RGB vs CMYK

Dalam dunia desain ada 2 macam unsur warna yaitu CMYK dan RGB. Apa persamaan dan perbedaan antara kedua type warna tersebut dan apa hubungannya dalam desain grafis. Mari kita telusuri lebih jauh detil dan keunggulan serta kekurangan keduanya agar kita lebih paham mana yang harus kita gunakan waktu mendesain 🙂
Warna CMYK = Warna Proses / Empat Warna

rgb-cmyk-when-where

Dalam dunia desain ada 2 macam unsur warna yaitu CMYK dan RGB. Apa persamaan dan perbedaan antara kedua type warna tersebut dan apa hubungannya dalam desain grafis. Mari kita telusuri lebih jauh detil dan keunggulan serta kekurangan keduanya agar kita lebih paham mana yang harus kita gunakan waktu mendesain.

  1. Warna CMYK = Warna Proses / Empat Warna

Ø  CMYK adalah singkatan dari Cyan-Magenta-Yellow-blacK dan biasanya juga sering disebut sebagai warna proses atau empat warna.CMYK adalah sebuah model warna berbasis pengurangan sebagian gelombang cahaya (substractive color model) dan yang umum dipergunakan dalam pencetakan berwarna.  Jadi untuk mereproduksi gambar sehingga dapat dicapai hasil yang (relative) sempurna dibutuhkan sedikitnya 4 Tinta yaitu: Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Keempat tinta tersebut disebut Tinta / Warna Proses. Tinta Proses adalah tinta yang dipergunakan untuk mereproduksi warna dengan proses teknik cetak tertentu, seperti offset lithography, rotogravure, letterpress atau sablon.  Berbeda dengan Tinta yang hanya digunakan satu lapisan (single layer), karena tinta yang digunakan dapat ditumpuk-tumpuk, maka sifat tinta proses harus memenuhi standard tertentu, seperti spesifikasi warna (dalam model warna CIELab) dan nilai Opacity/Transparency.

Ø  Kesalahan warna dalam penumpukan 2 macam tinta tersebut disebut: Ink Trapping Error (berbeda dengan Layout Trapping Error).(ISO 2846-1 hingga ISO 2846-5 adalah standar yang ditetapkan oleh badan standarisasi international terhadap warna dan nilai transparency dari tinta proses 4 warna CMYK masing-masing untuk proses pencetakan: Sheet-fed and heat-set web offset lithographic printing, Coldset offset lithographic printing, Publication gravure printing, Screen printing dan Flexographic printing.

Ø  Teknik separasi saat ini sudah berkembang; Penggunaan 4 tinta proses masih dominan, tapi metode menambah warna tinta cetak berkembang pesat. Teknologi HiFi Color dikembangkan beberapa pihak antara lain Pantone mengembangkan Proses Hexachrome dan Opaltone. Pada teknik Digital Inkjet Printing, perkembangan Warna Proses sedemikian pesatnya, hal ini didorong lantaran karena masalah teknis (kecilnya nozzle dalam printing head), maupun persaingan untuk menghadirkan reproduksi warna yang sempurna (sesuai dengan target pasar yang dituju), ada tinta-tinta seperti: Light Magenta, Light Cyan, Grey, Matt Black, Orange dan Green dll. Jadi Empat Warna adalah spesifik untuk penyebutan proses pewarnaan dengan menggunakan CMYK.

Hasil gambar untuk cmyk

Warna RGB

RGB adalah singkatan dari Red – Blue – Green adalah model warna pencahayaan (additive color mode) dipakai untuk “input devices” seperti scanner maupun “output devices” seperti display monitor, warna-warna primernya (Red, Blue, Green) tergantung pada teknologi alat yang dipakai seperti CCD atau PMT pada scanner atau digital camera, CRT atau LCD pada display monitor.

Apabila (Red – Blue – Green) ketiga warna tersebut dikombinasikan maka terciptalah warna putih inilah mengapa RGB disebut ‘additive color’ atau bahasa kerennya ‘warna pencahayaan’.  Warna RGB merupakan prinsip warna yang digunakan oleh media elektronik seperti televisi, monitor komputer, dan juga scanner. Oleh karena itu, warna yang ditampilkan RGB selalu terang dan menyenangkan, karena memang di setting untuk display monitor, bukan untuk cetak, sehingga lebih leluasa dalam bermain warna. Tapi bukan berarti RGB bebas masalah karena tampilan warna RGB akan selalu terikat dengan kapasitas/kemampuan grafis computer yang menyandangnya. Jadi apabila komputer yang kita pakai mempunyai graphic card yang bagus serta monitor LCD, maka tampilan warna RGBnya akan jauh lebih bagus dibanding monitor tabung dengan graphic card yang biasa-biasa saja.

Berikut Persamaan dan Perbedaan RGB dan CMYK
+ Persamaan
RGB dan CMYK itu sama-sama warna primer.

+ Perbedaan

RGB CMYK
  •  Red Green Blue (merah, hijau, biru)
  •  RGB merupakan warna-warna primer yang digunakan pada monitor
  •  Jadi RGB lebih digunakan untuk desain yang nantinya ditampilkan ke media layar monitor
  •  Jika warna RGB di campur semua, akan menghasilkan warna putih
  •  Cyan Magenta Yellow Black (orang awam bilang biru, merah, kuning dan hitam )
  •  CMYK merupakan warna-warna primer yang paling banyak digunakan pada printer
  •   CMYK lebih digunakan untuk desain yang nantinya ditampilkan ke media cetak
  •  Jika warna CMY di campur semua, akan menghasilkan warna hitam

Kesimpulan :
+ Untuk hasil terbaik pencetakan :
– Gunakan warna CMYK
– Kenali semua karakteristik perangkat anda (scanner, printer, monitor dll) dengan baik.

+ Untuk desain web dan desain grafis (output monitor)
– Gunakan warna RGB
– Biasakan mengerjakan dalam ruang cahaya yang terkontrol. mengerjakan disain pada siang dan malam hari juga menghasilkan perbedaan warna yang berbeda (terutama untuk RGB)

Dengan warna RGB maka tampilan warna akan lebih kaya dan menarik. Namun apabila berhubungan dengan dunia percetakan / menggunakan mesin cetak maka gunakanlah warna CMYK karena mesin cetak menggunakan medium film yang sangat terbatas dalam mencerna warna. Namun juga memiliki keunggulan karena mesin cetak berhubungan dengan mass production (produksi dalam jumlah yang besar) jadi lebih efisien dan hemat uang & waktu.

Oleh karena itu pasti ada penurunan kualitas / grade apabila warna RGB dipaksakan masuk film / Percetakan (perubahan warnanya bisa besar). Tapi kalau seandainya sudah buat FA (Final Artwork) untuk cetak tapi dalam color mode RGB maka bisa konversi saja dulu ke CMYK, tapi jangan kaget dengan perubahan warnanya. Jadi berhati-hatilah dengan color mode yang digunakan dalam sebuah desain. Tentukan dulu apakah untuk cetak atau untuk display dan Check dengan hati-hati final artworknya agar tidak terjadi kesalahan.

Hasil gambar untuk cmyk

  1. Model Warna CMYK .

CMYK (adalah kependekan dari cyan, magenta, yellow-kuning, dan black-hitam, dan biasanya juga sering disebut sebagai ‘warna proses‘ atau ‘empat warna‘). CMYK adalah sebuah model warna berbasis pengurangan sebagian gelombang cahaya (substractive color model) dan yang umum dipergunakan dalam pencetakan berwarna. Istilah CMYK juga biasanya digunakan untuk menjelaskan proses pencetakan itu sendiri. Meskipun terdapat beberapa methode pencetakan yang diterapkan pada percetakan, operator cetak, pembuat mesin cetak dan urutan penintaan, proses pewarnaan umumnya berurutan sesuai dengan singkatannya, yaitu CMYK.

Bagaimana hubungan RGB – CMYK
Secara teori sebenarnya model warna CMY (tanpa Black – Hitam) adalah kebalikan secara langsung dari model warna RGB, dalam hal ini bisa ditarik analogi fungsi konversi sederhana seperti:
fungsi [r,g,b] = cmy2rgb (c,m,y)
r = 1.0 – c;
g = 1.0 – m;

b = 1.0 – y;

Namun faktanya, model warna RGB yang banyak dijumpai dalam metode reproduksi warna alat-alat optik, seperti Camera Digital, Layar Monitor atau Pemindai Warna sangat tergantung pada komponen alat; sedangkan model

warna CMY(+K) tergantung pada parameter proses pencetakan, baik teknologi pencetakan maupun bahan-bahan materi cetak dan tinta yang dipergunakan. Kedua model warna tersebut memiliki ketergantungan dalam memvisualkan warna.
Oleh karena itu tidak ada rumusan yang sederhana dalam mengkonversi warna RGB ke CMYK atau kebalikannya. Seperti:
fungsi [r,g,b] = cmyk2rgb (c,m,y,k)
r = 1.0 – (c+k);
g = 1.0 – (m+k);
b = 1.0 – (y+k);

Membandingkan peralatan optik RGB seperti layar monitor dengan hasil cetak CMYK sangatlah sulit (lihat inset: perbandingan model warna RGB dan CMYK), karena baik komponen peralatan maupun pigmen (zat warna) tinta berbeda sekali.
Meskipun tidak ada rumusan yang sederhana untuk mengkonversi RGB ke dalam model warna CMYK namun banyak yang berusaha mengimplementasikan proses konversi tersebut diatas. Proses ini biasa disebut dengan Color Management System. Dengan memanfaatkan profil warna (color profile) sebuah aplikasi software menghitung dan mengkonversi kedua data model tersebut.
Mengapa CMYK bukan CMY
Teori Penyerapan Warna (Substractive Color Model) mengatakan bahwa Cyan akan meyerap gelombang cahaya Red-Merah, Magenta akan menyerap gelombang cahaya Green-Hijau dan Yellow akan menyerap gelombang cahaya Blue – Biru adalah utopia semata.dalam penerapannya mustahil didapatkan tinta-tinta tersebut diatas yang murni dapat menyerap seluruh gelombang cahaya yang seharusnya diserap. Oleh karena itu suka atau tidak suka ada saja sebagian gelombang cahaya yang tidak diinginkan (Unwanted Color) yang masih dipantulkan sehingga membuat kesalahan warna atau sering disebut hue error.Meskipun ketiga tinta primer tersebut (CMY) masing-masing memantulkan gelombang cahaya warna yang tidak diinginkan, tapi porsinya berbeda, tinta Cyan memantulkan cahaya Merah yang lebih besar dibandingkan dengan cahaya Green – Hijau yang dipantulkan oleh tinta Magenta demikian juga cahaya Biru oleh tinta Yellow.

Setelah kita menyadari bahwa penumpukan ketiga warna CMY masih memantulkan sedikit cahaya.Oleh karena itu dalam proses pencetakan ditambahkan warna Black – Hitam sebagai warna ke-4, agar reproduksi warna dapat menghasilkan kepekatan warna hitam yang diinginkan. (Lihat komentar: Mungkin karena fungsi inilah warna ke-4 tersebut sering kali disebut Key, karena tinta blacK merupakan kunci agar cetakan dapat menghasilkan warna pekat sekali)lihat juga artikel di wikipedia“Benefits of using black ink” di CMYK.silakan lihat seputar GCR dan Grey Balance

Hasil gambar untuk cmy vs cmyk

Warna Proses / Empat Warna
Jadi untuk mereproduksi gambar sehingga dapat dicapai hasil yang (relative) sempurna dibutuhkan sedikitnya 4 Tinta yaitu: Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Keempat tinta tersebut disebut Tinta / Warna Proses. Tinta Proses adalah tinta yang dipergunakan untuk mereproduksi warna dengan proses teknik cetak tertentu, seperti offset lithography, rotogravure, letterpress atau sablon. Berbeda dengan Tinta yang hanya digunakan satu lapisan (single layer), karena tinta yang digunakan dapat ditumpuk-tumpuk, maka sifat tinta proses harus memenuhi standard tertentu, seperti spesifikasi warna (dalam model warna CIELab) dan nilai Opaqcity/Transparency. Kesalahan warna dalam penumpukan 2 macam tinta tersebut disebut: Ink Trapping Error (berbeda dengan Layout Trapping Error). (ISO 2846-1 hingga ISO 2846-5 adalah standar yang ditetapkan oleh badan standarisasi international terhadap warna dan nilai transparency dari tinta proses 4 warna CMYK masing-masing untuk proses pencetakan: Sheet-fed and heat-set web offset lithographic printing, Coldset offset lithographic printing, Publication gravure printing, Screen printing dan Flexographic printing. Lihat: perbedaan Standar Warna di industri grafika ISO 2846 dan ISO 12647) Teknik separasi saat ini sudah berkembang; Penggunaan 4 tinta proses masih dominan, tapi metode menambah warna tinta cetak berkembang pesat. Teknologi HiFi Color dikembangkan beberapa pihak antara lain Pantone mengembangkan Proses Hexachrome dan Opaltone. Pada teknik Digital Inkjet Printing, perkembangan Warna Proses sedemikian pesatnya, hal ini didorong lantaran karena masalah teknis (kecilnya nozzle dalam printing head), maupun persaingan untuk menghadirkan reproduksi warna yang sempurna (sesuai dengan target pasar yang dituju), ada tinta-tinta seperti: Light Magenta, Light Cyan, Grey, Matt Black, Orange dan Green dll.
Jadi Empat Warna adalah spesifik untuk penyebutan proses pewarnaan dengan menggunakan CMYK.

Singkatan Key untuk K dalam CMYK & Komentar artikel Cyan Magenta Yellow Key di wikipedia bahasa Indonesia
Melihat perkembangan penggunaan warna hitam – Black dalam separasi warna seperti yang dijelaskan diatas memberikan sedikit makna pentingnya warna hitam dalam separasi 4 warna.
Karena tinta Hitam tidak mempunyai nuansa warna (undefined hue), maka warna hitam baik dipakai untuk mencampur separasi gambar tidak mengubah nuansa warna. Tinta Hitam hanya berfungsi untuk memperkeruh warna atau orang awam akan melihat gambar menjadi lebih gelap.
Mungkin karena inilah singkatan K dalam CMYK menjadi Key bukan blacK.
Padahal vendor alat pemindai warna terdahulu seperti Dr. Hell, Crosfield dan Dainippon Screen menggunakan singkatan K (atau kadang kala: Bk) pada panel kontrol warna untuk menghindari salah sebut dengan Blue – Biru.
Bagi saya pengertian Key malah mengaburkan makna dan fungsi warna Hitam pada proses reproduksi warna.
Mengomentari adanya artikel Cyan Magenta Yellow Key di wikipedia bahasa Indonesia saya jadi bingung karena Key tidak ada hubungan dengan warna maupun nama warna yang biasa dikenal (lihat: Daftar Warna di Wikipedia). Tapi apabila kita buka halaman Key pada definisi utama halaman model warna CMYK versi Inggris, maka redirected ke Keyline (dalam ruang lingkup keyline design –> design grafis. Keyline adalah garis-garis yang dipergunakan baik sebagai sketsa awal maupun penegasan akhir dalam merancang design yang biasanya menggunakan warna Hitam). Makna Key menjadi rancu lagi, karena sebelumnya Key yang terjemahan lepas adalah Kunci disebutkan merupakan kunci dari teori separasi warna.copy artikel tersebut:

Cyan Magenta Yellow Key, atau sering disingkat sebagai CMYK adalah proses pencampuran pigmen yang lazim digunakan percetakan. Tinta process cyan, process magenta, process yellow, process black dicampurkan dengan komposisi tertentu dan akurat sehingga menghasilkan warna tepat seperti yang diinginkan. Bahkan bila suatu saat diperlukan, warna ini dengan mudah bisa dibentuk kembali.Sistem CMYK juga digunakan oleh banyak printer kelas bawah karena keekonomisannya.

Penulisan Warna dalam Model Warna CMYK
Sebuah warna dalam model warna CMYK dituliskan dalam beberapa bentuk, seperti:
CMYK(c,m,y,k) atau Cc Mm Yy Kk, dimana c,m,y,k masing-masing memiliki domai 0 ~ 100, seperti Schoolbus yellow = CMYK(0,15,95,0) atau C0 M15 Y100 K0 artinya warna Schoolbus Yellow mempunyai komposisi dalam model warna CMYK sebagai berikut: tinta Magenta 15% ditambah/ditumpuk dengan tinta Yellow 95%.

Perkembangan separasi terakhir simbol dan dengan huruf kecil juga dipakai untuk menyebutkan Warna Light Cyan dan Light Magenta. (Jadi mohon dibedakan antara Nama warna dan Nilai komponen warna)

Warna Primer, Sekunder dan Tersier (definisi yang perlu dikaji ulang, mengingat hitam / black tidak mempunyai fungsi mengubah nilai jenis warna…)
Warna Primer dalam model warna CMYK adalah semua warna yang komposisi hanya terdiri dari 1 macam warna, seperti CMYK (100,0,0,0) atau CMYK (0,50,0,0) atau CMYK (0,0,0,20).
Warna Sekunder dalam model warna CMYK adalah semua warna yang komposisinya menggunakan campuran 2 (dua) macam tinta proses, seperti CMYK (100,70,0,0), CMYK (0,100,100,0).
Sedangkan Warna Tersier dalam model warna CMYK adalah semua warna yang komposisinya terdiri dari 3 (tiga) macam) warna proses.

Sumber : berbagai sumber / ayu nilam

Kemasan Kekinian

Belum lama saya menulis artikel trend kemasan dunia, kini trendnya sudah melanda di negeri tercinta ini, personalisasi kemasan atau kemasan “gue banget”, mau ngga mau suka ngga suka akan menjadi trend kemasan dalam tempo yang amat singkat.  singkat cerita Lays dengan kemasan senyuman telah merambah di seluruh penjuru negeri, ada yang pake kumis, ada juga yang pake lipstik, ada yang cantik ada yang manis… banyak sekali pilihan

lays-smile

mana yang mendekati dengan kepribadian anda, dan Lay’s adalah hanya salah satu contoh terbaru dalam design kemasan kekinian.  yang jelas di negara luar sana, kemasan semacam ini banyak kita temui

kembali ke UKM Indonesia, mengapa UKM ??? sebab AA Packaging House dibesarkan dan diperuntukkan hanya kepada UKM, sehingga kita memiliki semboyan Grow to Serve.  UKM Indonesia kedepan akan lebih tangguh dan lebih lincah jika bisa menerapkan trend kemasan kekinian ini…. KOK BISA,  yaa ….. kok bisa yaa,…..  jawabannya adalah UKM memang kecil, dengan kecilnya/ rampingnya usaha dan struktur organisasi, maka kecepatan dalam proses pengambilan keputusan juga cepat.  seiring perubahan trend kemasan dunia, harusnya UKM bisa dengan cepat merespon kesempatan yang menurut saya akan lebih susah diikuti oleh perusahaan besar.  kesempatan ini juga diiringi oleh jeniusnya desain maupun tema yang dipilih sehingga menjadi kemasan UKM yang KEKINIAN.

Terlepas dari mau atau tidaknya UKM dalam merespon kemasan kekinian ini, sukses dan tidaknya suatu usaha ada ditangan pemilik usaha tersebut.  kalo saat ini hanya saling menunggu dan berdebat mana yang lebih dulu antara “telur dan ayam”, UKM sono.. no tuch… sudah makan ayam bakar dan telur ceplok… sementara kita masih membahas mengenai sejarah “telur dan ayam”.  sudahlah… yang mau maju … ayoo maju, biar kita menjadi Inspirasi UKM / Pengusaha yang lain.  sedang yang mau tinggal …. monggo kita tidak memaksa.rio-brazil

Pemenang hanya fokus pada kemenangan, sementara pecundang hanya fokus pada pemenang, so sahabat bagaimana dengan anda…????, fokus pada kemenangan atau fokus pada pemenang…. semua ditangan anda

 

Salam Hormat kami

AA Indo Packaging House  (Kemasan UKM Cerdas)

mozaik coca cola

Trend Kemasan Dunia

Dunia ini selalu berubah, setiap hari selalu dijumpai sesuatu yang baru dan baru. Tidak ada peristiwa yang statis, melainkan selalu berubah dan berkembang, kecuali satu ….. yaitu perubahan itu sendiri.

Dewasa ini manusia dimanjakan oleh teknologi, gadget bertebaran dimana mana, era selfie pun melanda baik anak kecil, abg, dewasa, bahkan kaum manulapun tak luput dari demam selfie.  begitu pula dengan personalisasi gadget.  saya yakin, diantara ribuan pemilik katakanlah gadget merk “SAMSUNG” dengan type yang sama, warna chasing yang sama, hanya sedikit yang memiliki theme yang sama pada gadgetnya, umumnya mereka ingin tampil beda dengan yang lain, salah satunya mengganti background gambar dengan foto pribadi atau foto sesuatu yang dia senangi atau cintai.  singkat cerita manusia ingin tampil beda satu dengan yang lain

berkaitan dengan trend kemasan saat ini, sepertinya kita harus mengikuti trend agar tidak ketinggalan jauh, tahun 2015 Coca Cola meluncurkan produk tidak kurang dari 31-juta desain yaaa…. tiga puluh satu juta desain yang berbeda untuk produk botolnyaHasil gambar untuk mozaik cocacola

kalo anda anggap itu sudah keren…. maka anda keliru, masih ada keistimewaan dari kemasan ini, tiap-tiap kemasan memiliki no ID tersendiri, jika kita seneeeng banget sama kemasan atau desain kemasan tertentu dari kurang lebih 31 juta model kemasan, kita cukup request kepada cocacola dengan memberikan no kode dari kemasan coca cola yang kita inginkan sama persisi.  naah ini baru keren.  (tentunya ada biaya yang tidak sedikit) untuk mendapatkan botol dengan kemasan yang dinginkan..

Hasil gambar untuk personalize condom packaging

gambar diatas juga salah satu keberadaan personalisasi kemasan.  (gb diatas bukan permen karet yaa).  dan harganya untuk custom kemasan, bisa 2 sd 3 kali lipat harga normal

artinya, personalize packaging akan menjadi trend di negara sono, dan mau tidak mau suka atu tidak suka akan menjadi trend di negeri tercinta ini.  yang menjadi masalah adalah infrastuktur untuk mendapatkan perangkat yang bisa menghasilkan kemasan yang di-ingin-kan.

kitkat

ilmunya sudah ada, tinggal kita mau atau tidak

selamat berkarya

AA Indopack

Grow to serve

AA Indopack diundang Hewlett-Packard Singapore

HPsin

Sebagai Pelaku usaha dibidang Printing and Labelling, AA Indopack dapat dikatakan pemain baru, jika disamakan dengan manusia, maka usia usaha AA Indopack adalah masih sangat kecil, mungkin masih bayi atau setidak-tidaknya masih lucu-lucunya anak-anak.

Namun usia bukanlah satu-satunya ukuran bahwa usaha tersebut bisa dikatakan cukup mapan atau tidak, kompetensi atau tidak, bonavide atau tidak.  24-25 Agustus adalah hari yang cukup bersejarah bagi AA Indopack, sebab AA Indopack mendapat kesempatan untuk belajar percetakan dan perkembangan bisnis percetakan terkini versi dunia/ global.

awalnya kami sangka bahwa pertumbuhan percetakan di negeri kita tercinta ini Indonesia, namun dari materi awal yang disajikan, hingga hari terakhir memberikan informasi informasi terkini mengenai packaging, labelling dan opportunity dibidang kemasan dan desain grafis.  seolah-olah 2 hari penyajian dan tour percetakan dilokasi serasa amat teramat cepat, dan sepertinya masih harus banyak lagi materi dan praktek yang harus kita ketahui dan 2 hari full terasa amat cepat.

Namun disingkatnya acara, kami mendapatkan banyak pengetahuan dan opportunity untuk biz kami kedepan
terima kasih Hewlett-Packard Singapore, Hewlett-Packard Indonesia….

hp sin 03 hp sin 04

mesin sablon gelas

Mesin Sablon Gelas

Seiring dengan permintaan pelanggan, bersama ini AA IndoPack menyediakan Alat sablon multifungsi untuk para pengusaha percetakan dan home industri, maupun pemula, karena bisa dengan berdiri atau duduk untuk posisi mengerjakannya, dan bisa 1-4 warna ada pengaturan pada alat ini.
JUAL ALAT SABLON GELAS PADA MEDIA :
SABLON GELAS SOUVENIR,
GELAS PESTA,
CUP PLASTIK,
KALENG,
BOTOL,
SABLON BALON,
BAK SAMPAH,
GELAS CEKUNG/ CEMBUNG,
BULPOINT,
ASBAK,
MIXER,
BLENDER,
DLL.

MENDAPAT  KELENGKAPAN  :
1. Mesin komplet
2. 2 pcs. Rakel (buat Kecung/cembung)
3. Molding untuk cup gelas plastic 1 pcs
4. Barang Ready.
5. Belum ongkos kirim

SPECE ALAT :
1. Bahan        : full besi
2. Berat          : 25 Kg
3. Slinder       : 1 Set
4. Ukuran       : L 45x P 60 cm
5. Warna        : Hitam
6. Garansi      : 3 tahun

HARGA NEGO….,,, Sangat Terjangkau UKM Pemula
Barang Kita READY..Siap kirim..

 

sablon mesin AA Indopack

 

kemasan kopi

Stand Up Pouch Kraftfoil dengan zipperlock

Bebera saat yang lalu, cukup sering pelanggan menanyakan kemasan Stand Up Pouch berbahan luar papercraft dan dalamnya alufoil, kalo bisa ada zipperlocknya…..
awalnya terasa berat untuk memenuhi permintaan pelanggan. seiring dengan dimudahkan mendapatkan kemasan kraftfoil, kini Kemasan Indonesia atau yang dikenal AA IndoPack, dengan bangga mempersembahkan Stand Up Pouch sesuai dengan keinginan pelanggan. semoga kemasan ini bisa meningkatkan citra produk dan penjualan UKM di Indonesia.
kraftfoil SUP

Cool Blue Outer Glow Pointer