Tag Archives: desain kemasan

Silica_Gel--blue_Color_To_Pink

meregenerasi silaca gel ….. apa bisa ???

Silica Gel ……
tentunya semua orang tau, itu lho kemasan sachet kertas untuk pengatur kelembaban pada kemasan suatu produk tertentu, bentuknya seperti buliran-buliran kecil warna biru tua.
jika kita membeli katakanlah vitamin c dalam kemasan botol kecil, umumnya kita akan menemukan silica gel ini. pada produk produk makanan ringan/ snack (biasanya produk import) juga kita temui.

sebenarnya silica gel itu apa siih…..
Gel silika adalah butiran seperti kaca dengan bentuk yang sangat berpori, silika dibuat secara sintetis dari natrium silikat. Walaupun namanya, gel silika padat. Gel silika adalah mineral alami yang dimurnikan dan diolah menjadi salah satu bentuk butiran atau manik-manik. Sebagai pengering, ia memiliki ukuran pori rata-rata 2,4 nanometer dan memiliki afinitas (kecenderungan suatu unsur atau senyawa untuk membentuk ikatan kimia dng unsur atau senyawa lain) yang kuat untuk molekul air. (wiki)

tuh kan pusing, jangan khawatir, sebentar lagi akan saya buat lebih pusing lagi.
trus bagai mana sih penguunaan silica gel itu, apa ga ada ketentuannya, atau langsung aja cemplungin ke kemasan produk tanpa takaran tertentu hee…..

silica

tentunya semua ada takarannya, contoh.
mis. kia memiliki kemasan ukuran 1000 g, yang akan kita isi gula pasir. jika kita isi penuh (mis. vol = 900 cc). tentunya kita ndak mungkin isi penuh full 100%, maka katakanlah kita isi sebanyak 70% maka sisa rongga udara adalah 30% x 900 cc = 270 cc.

Asumsi. Jika kelembaban udara adala 80% dan rata-rata suhu adalah 30 C dan kandungan uap air 30.1g/M3, dan daya serap silica gel 30% atau 0.3 g H2O/g silica gel, maka

silica gel untuk kemasan gula tersebut diatas adalah 270 x 30.1/M3 : 0.3 = 0.081 : 0.3 = 0.27 g silica gel
(atau cukup 1 sachet silica gel dengan ukuran terkecil yang ada di pasaran yaitu 1 g)
cukup mudah kan…..
atau tambah ngga ngerti…
heee…..

biasanya, kalo kita punya silica gel dan sudah berwarna pink, umumnya silica gel tersebut kita buang,
tapi tau ngga kalo silica gel tersebut masih bisa digunakan kembali…. ????

jangan bilang siapa-siapa yaaa….
Silica gel yang siap untuk digunakan berwarna biru. Ketika silica gel telah menyerap banyak kelembapan, ia akan berubah warnanya menjadi pink(merah muda). Ketika ia berubah menjadi warna pink(merah muda), ia tidak bisa lagi menyerap kelembapan. Ia harus meregenerasi. Hal ini dapat dilakukan dengan menghangatkannya di dalam mesin oven. Panasnya mengeluarkan kelembapan, lalu ia akan berubah warnanya menjadi biru dan kembali bisa digunakan. (wiki)

yaudah…..
sementara kuliah kita tutup sampai disini aja yaaa
dari pada pusing….

semoga yang sedikit ini bermanfaat
Warm Regards

Qtela_edit

UKM Indonesia VS Perusahaan skala nasional/ Multinasional

Qtela_edit
Dalam masyarakat modern dewasa ini, peranan kemasan hampir-hampir dikategorikan wajib dimiliki oleh tiap-tiap pengusaha dan seolah-olah hampir semua produk tidak dapat bertahan tanpa adanya kemasan. Perlahan tapi pasti, Usaha kecil menengah (UKM) mulai berhadap-hadapan dengan pabrikan sekala nasional bahkan multinasional. contoh riilnya sudah banyak kita lihat mis :

402726830

Oleh – Oleh dari Ausie Part II

Seperti yang telah kami janjikan sebelumnya bahwa episode oleh-oleh dari Berguru di negeri Kangguru akan kami ulas dalam 2 episode.  kali ini kita menengahkan episode kedua alias episode penutup dari cerita sebelumnya.

Ok, saya yakin banyak diantara kita mengenal produk-produk yang awalnya hanya bercita rasa original, namun sekarang menjadi aneka rasa yang marak.  salah satu contoh yang bisa kita dapatkan adalah keripik tempe malang.  Dulu…. duluuuu sekali dan awal-awal dijual dan dikonsumsi keripik tempe dimalang adalah rasa original (gurih), kalo toh ada sedikit perubahan, paling – paling adalah rasa original + rasa daun jeruk yang diperbanyak dalam bumbu adonan keripik.  Namun masa itu telah berlalu lama, terkini rasa keripik tempe dimalang bisa mencapai belasan bahkan bisa dikatakan sampai puluhan, mulai dari rasa KEJU, BBQ, Sapi Panggang, Udang, Ayam Bakar, Balado, dll

Hal ini dilakukan karena beberapa faktor.  Pertama, konsumen mungkin sudah merasa jenuh dengan rasa original atau rasa daun jeruk yang sudah lama digunakan.  Kedua, konsumen ingin mencoba sesuatu yang baru, sehingga timbullah ide dengan menambahkan taburan bumbu rasa-rasa sehingga menciptakan cita rasa tersendiri.  dan yang Ketiga, adalah menambah pasar yang ada yang sudah mulai jenuh dengan produk-produk yang telah beredar luas.

Adalah sifat alami dari manusia, jika manusia menginginkan hal-hal baru dalam hidupnya, seperti jika ada peristiwa baru di sekitar kita, kita ingin mengetahuinya, mungkin supaya dianggap gaul.  atau jika kita pecinta teknologi komputer, kita selalu ingin tahu produk apa yang terkini yang bisa dimiliki.  Hal ini juga berlaku dalam bidang makanan/ Snack.  Ketika ada suatu produk baru (mis : keripik singkong pedas dengan level rasa pedas) maka masyarakat berbondong-bondong ingin merasakan sensasinya, merasakan keunikannya, merasakan gaulnya.  Hal ini juga berlaku pada produk anda.  Jika anda memiliki suatu produk (katakanlah emping jagung) dan jualan anda mengalami stagnan/ permintaan yang begitu-begitu saja, ada baiknya jika anda mulai melirik menggunakan rasa-rasa yang bisa membangkitkan rasa beli konsumen, misalkan emping jagung rasa “pop corn” atau emping jagung rasa “strawberry” mungkin akan menggelitik pelanggan yang dulunya cuma beli emping jagung dengan original taste, namun kali ini dihadapkan banyak pilihan.  Boleh jadi mereka masih setia pada rasa original, namun saya yakin, dalam hati kecil mereka akan penasaran terhadap produk-produk yang unik dan baru.  Jika rasa baru bisa masuk kedalam cita rasa yang di inginkan pelanggan, besar kemungkinan pasar akan bertambah.  Jika dahulu hanya membeli katakanlah 1 bungkus untuk dikonsumsi dalam satu minggu, namun dengan adanya pilihan rasa 1 minggu bisa membeli 2 atau 3 bungkus produk anda dengan cita rasa yang berbeda, hal ini secara otomatis akan meningkatkan jumlah total penjualan anda dan menambah pasar yang sudah ada.

Begitu ketatnya persaingan dalam merebut perhatian pelanggan, sampai – sampai produsen membuat rasa-rasa yang unik (menurut saaya) mungkin juga menurut anda juga.  Di Australia kami menjumpai keripik kentang dengan rasa (yang menurut saya super unik) yaitu keripik kentang rasa “Garam + Cuka”.  Tergelitik oleh rasa yang aneh, jadilah saya membeli, sumpah…. pertama kali saya merasakan keripik tersebut, ingin rasanya mengeluarkan isi mulut saya ke lantai…. rasanya asiiiin dan masaaaamm…..  mengingat ini di negeri orang, dan resiko membuang sampah/ meludah disembarang tempat dikenakan denda sekian ratus dolar… dengan berat hati keripik kentang rasa garam + cuka saya telan dengan segenap jiwa dan raga yang tersisa (dari pada harus didenda jutaan rupiah hee…..), namun setelah ulangi dengan melahap keripik yang kedua, dst…. lambat laun saya mulai menikmati sensasi rasa yang unik ini… hee,,,, (awalnya ngga mau, namun sekarang sudah ketagihan) apalagi jika diajak makan kripik di Australi… puuhff….. sensasinya luar biasa meenn….. (bukan keripiknya kalee… yang jelas suasananya heee….)

Jadi jelaslah Rasa Unik akan membangkitkan minat beli pelanggan, namun jangan berhenti disini saja (bikin produk baru) namun kita harus bisa mengamati selera pasar, rasa unik harus namun jika pasar tidak bisa menerima, maka produk kita hanya sebagai pemuas rasa penasarannya saja. kita harus jeli memilih/ membuat produk baru yang dampaknya akan dapat membuat pelanggan menjadi ketagihan pada produk baru kita dan yang kita harapkan adalah repeat order dari pelanggan kita.  Mungkin rasa-rasa EXTRIM belum perlu diterapkan di lingkungan kita, namun tidak ada salahnya jika anda mencoba sesuatu yang baru, yang cukup EXTRIM sehingga produk kita menjadi sorotan pelanggan.  katakanlah tidak beli, namun “Nama” dari produk kita akan diingat oleh calon pelanggan, dengan harapan siapa tahu suatu waktu menginginkan produk kita.

Berikut contoh produk yang kami maksud

 

Selain Rasanya yang unik, tampilan desain produk membuat saya ingin membeli

Jujur, jarang saya temui produk – produk UKM yang memiliki cita rasa desain yang sederhana, anggun namun berkelas.    Nah kali ini saya akan mencoba merubah paradigma bahwa kemasan dan desain UKM yaa cukup begitu-begitu saja dan desain ngga perlu bagus-bagus…..   toch yang penting RASA-nya jooo…..

Hal diatas tidaklah sepenuhnya benar, betul… bagaimanapun juga rasa tetap menjadi andalan bagi tiap UKM, namun harus dikatahui, dalam pasar persaingan yang kian hari kiat ketat, maka konsumen dihadapkan dengan berbagai kemasan dan merk pada satu produk.  Jika konsumen mau membeli suatu produk, dimana dia belum memiliki referensi nama merk yang harus dibeli, maka jika dia harus membeli, dia akan memilih produk dengan desain yang menarik dan ditunjang oleh kemasan yang menarik pula.  sebelum melihat kemasan, pertama kali calaon pembeli akan melihat desain dari produk tersebut.  semakin menarik desain dari produk tersebut, maka semakin besar pula peluang terambilnya produk tersebut

berikut adalah hasil dari desain www,kemasan.net  untuk Back to Nature Chips

mengetengahkan konsep sederhana namun berkelas

 

 

Dengan adanya contoh UKM dengan desain yang cukup sederhana, namun attraktive besar harapan kami UKM mau mengikuti dan sadar akan pembuatan desain yang elegan.  mungkin diantara kita berminat namun belum bisa membuat.  dengan modal keinginan yang kuat saya yakin pasti bisa membuat desain yang cantik, namun jika belum juga bisa…. maka serahkanlah pada ahlinya…. heee…..

Dan AA Packaging House, siap membantu UKM Indonesia

 

Semoga Sukses Selalu

 

Cool Blue Outer Glow Pointer